Image

Vibrator Roller

virman

Dibaca 289 kali

VIBRATOR  ROLLER

Sebelum kita mengetahui cara pemakaian Vibrator Roller, ada baiknya kita mengetahui fungsi dari mesin tersebut. Vibrator Roller merupakan alat pemadat tanah yang dilengkapi dengan getaran. Getaran tersebut dihasilkan dari mesin yang menghasilkan gaya tekanan vertikal kepada tanah yang dilewati sehingga mengakibatkan tanah atau kerikil menjadi padat . Vibrator roller terdiri dari dua jenis yaitu single drum vibrator roller dan double drum vibrator roller. Perbedaannya adalah pada single drum vibrator roller mempunyai satu silinder drum sedangkan double drum vibrator roller mempunyai dua silinder drum penggilas dan mempunyai kapasitas dan tekanan yang lebih berat daripada single drum.

Vibrator Roller alat berat yang di gunakan untuk memadatkan jalan atau area konstruksi sehingga memiliki tingkat kepadatan yang di inginkan. Pemadatan ini akan membuat struktur tanah lebih rapat dan padat jadi lebih kuat dari struktur sebelumnya.

Pemadatan dengan mesin diatas akan lebih baik kalau di dahului dengan pemadatan sederhana. Menggunakan media air yang dibiarkan merembes kemudian baru menggunakan alat berat sehingga akan mencapai hasil lebih optimal dan efisien.

Penting untuk di ketahui tiap operator Vibrator Roller atau pihak-pihak yang berkepentingan bahwa proses pemadatan ini akan berhasil bila memperhatikan;

1. Gradasi material yang dipadatkan

2. Kadar air dari material (moisture content)

3. Proses pemadatan itu sendiri (compactive effort)

Agar mencapai tingkat produktifitas yang tinggi maka ketebalan lapisan yang akan dipadatkan perlu diperhatikan. Usahakan ketebalan laspisan sekecil mungkin, sebagai contoh untuk semua roller kecuali vibratory dan pneumatic roller yang besar ketebalan yang disarankan hanya pada angka 15 – 20 centi meter. Namun, semua itu tetap harus memperhatikan tiga komponen di atas.

Pada kebanyakan roller, susunan roda adalah dengan guide roll berada di depan dandrive roll di belakang, sehingga operator menghadap ke guide roll di depan, tetapi mudahnya kita anggap bahwa roller bergerak maju bila berjalan ke arah guide roll. Untuk menjaga kemiringan pada potongan melintang badan jalan, maka pekerjaan dimulai dengan jalur-jalur tepi yang terendah. Hal ini karena bahan yang digilas mempunyai kecenderungan untuk menggeser (melorot) ke tepi bawah. Dengan memampatkan lebih dahulu bagian bawah, penggeseran tanah akan tertahan oleh jalur- jalur yang sudah dipampatkan. Untuk berpindah jalur, sangat dianjurkan pada waktu roller berjalan maju, hal ini untuk menghindari agar guide roll tidak tertarik menggeser ke arah jalannya drive roll dan merusak permukaan lapisan-lapisan yang sudah dibentuk permukaannya.

Link: